Profile

Join date: Jun 12, 2022

About

Penjelasan BPJS Kesehatan soal Ramai Iuran Akan Disesuaikan Besar Gaji


Badan Organisasi Keamanan Kesehatan (BPJS) merencanakan Jaminan Sosial (DJSN) Asoh Eka Putri, jumlah kontribusi akan disesuaikan dengan jumlah gaji peserta. "Kontribusi sedang dihitung dengan mempertimbangkan keadilan dan prinsip Jaminan Sosial. Salah satu prinsip setuju dengan jumlah pendapatan," kata Kompas.com, SLOT TERGACOR Kamis (6/6/2022). Jadi bagaimana penjelasan kesehatan BPJ di tengah berita tentang jumlah kontribusi akan sesuai dengan jumlah gaji peserta? Berapa jumlah kontribusi yang diterapkan? Kompas.com Hubungi Kepala Pengganti Provisional (PPS) Kepala Public Relations (Humas) BPJS Health Arif Budiman. ARIF mengatakan bahwa mereka mengacu pada Peraturan Presiden (Perpress) Nomor 64 tahun 2020 sehubungan dengan Amandemen Kedua untuk Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2018 sehubungan dengan asuransi kesehatan, jumlah kontribusi ditentukan SLOT DEPOSIT PULSA sesuai dengan jenis partisipasi masing -masing Partisipasi setiap peserta dalam program JKN. "Untuk orang miskin dan miskin yang terdaftar sebagai peserta PBI, pemerintah pusat membayar kontribusi Rp 42.000 dengan kontribusi pemerintah daerah sesuai dengan kekuatan fiskal masing -masing wilayah," kata Arif, ketika Kompas.com menghubungi, Minggu (6/6/ 2022) sore. Sementara itu, untuk para peserta pekerja penerima gaji (PPU) atau pekerja formal, keduanya administrator FORZA88 negara seperti ASN, TNI, Polri dan pekerja swasta, jumlah kontribusi adalah 5 persen dari upah, dengan rincian 4 per seratus dibayar oleh majikan dan majikan dan 1 persen oleh pekerja. Dia menjelaskan bahwa perhitungan kontribusi ini juga berlaku batas bawah, untuk mengetahui, upah minimum distrik atau kota dan batas atas Rp 12 juta. "Lalu, perhitungan kontribusi pendapatan seseorang hanya berlaku untuk jenis keanggotaan PPU, pekerja formal yang mendapatkan gaji rutin dari majikan mereka," jelas Arif.




Bagaimana peserta yang tidak memiliki penghasilan? Dia melanjutkan, untuk kelompok peserta di sektor informal bahwa mereka tidak memiliki pendapatan permanen, mereka dikelompokkan sebagai peserta dari No Receiver di Ruang Deía (PBPU) dan non -pekerja (BP). Mengenai jenis partisipasi ini, peserta dapat memilih jumlah kontribusi yang diinginkan. Kelas 1 adalah IDR 150.000 per orang per bulan, Kelas 2 adalah IDR 100.000 per orang per bulan, dan Kelas 3 adalah IDR 35.000 per orang per bulan. "Ini juga harus diperhitungkan bahwa khusus untuk PBPU Kelas 3 benar -benar menerima bantuan dari pemerintah RP. 7.000 per orang per bulan, jadi totalnya adalah Rp 42.000," jelas Arif. Kemudian, SLOT ANTI RUNGKAT ia menambahkan, untuk seseorang yang tidak memiliki penghasilan atau yang tidak lagi menang, ia dapat memilih untuk menjadi peserta PBPU dengan opsi Kelas 1, 2 atau 3. "atau jika itu termasuk dalam kategori orang miskin dan miskin . Terdaftar dalam Data Kesejahteraan Sosial Terpadu (DTKS) Mereka dapat memasuki sekelompok peserta PDB yang kontribusinya dibayar oleh pemerintah, "katanya.




Forza88 | Berita Teraktual | Ter-viral

More actions